Gripit, 15 Juli 2026 – MI Muhammadiyah Gripit menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat dan Pawai Ta'aruf sebagai rangkaian penyambutan peserta didik baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah serta wilayah Desa Gripit kepada para siswa. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7) ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga 10.00 WIB, dengan rute perjalanan dari MI Muhammadiyah Gripit menyusuri sejumlah wilayah di Desa Gripit.
Tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan program edukasi yang melibatkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Desa Gripit. Setelah menyelesaikan pawai, para peserta berkumpul di TPQ Sunan Gripit, tempat mahasiswa KKN menyampaikan berbagai materi pembelajaran yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.
Siswa kelas V dan VI memperoleh sosialisasi mengenai pencegahan perundungan (anti-bullying). Materi yang disampaikan menekankan pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, berani menolak tindakan perundungan, serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Sementara itu, siswa kelas III dan IV mendapatkan edukasi mengenai pengenalan jenis sampah organik dan anorganik. Melalui penyampaian yang interaktif, para siswa diajak mengenali perbedaan kedua jenis sampah, memahami pentingnya memilah sampah sejak dini, serta membiasakan perilaku peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Adapun siswa kelas I dan II mengikuti sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan seksual pada anak. Materi disampaikan menggunakan pendekatan yang sederhana, komunikatif, dan ramah anak melalui permainan, cerita, serta interaksi yang menarik sehingga mudah dipahami sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Edukasi tersebut bertujuan menanamkan pemahaman kepada anak mengenai pentingnya menjaga diri, mengenali batasan tubuh, serta berani menyampaikan kepada orang dewasa yang dipercaya apabila menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.
Seluruh rangkaian sosialisasi dikemas secara menyenangkan agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias tanpa mengurangi esensi materi yang diberikan. Pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar membuat suasana belajar berlangsung aktif, komunikatif, dan penuh semangat.
Melalui kolaborasi antara MI Muhammadiyah Gripit dan Mahasiswa KKN UNSOED Desa Gripit, kegiatan Jalan Sehat dan Pawai Ta'aruf tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang memberikan bekal pengetahuan mengenai kehidupan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta perlindungan diri sejak usia dini. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat membentuk karakter siswa yang peduli, saling menghormati, dan mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.